hidup ini adalah pertualangan dan perjuangan, maka bersabarlah pada ketetapan TuhanMU....jalani dengan penuh keyakinan. Allah ga ciptain kita sia sia..kita adalah manusia pilihan.....!!!! semangat..!!!!
renungkan sejenak...
udah diliat...
Rabu, 26 Oktober 2011
Oktober kelabu, oktober ceria. . .
tatapan mata kosong, ak diam dlm bimbang
kau datang membwa sjuta harapan
tapi ak mash bdri, tabisa melangkah
bendera kuning. . .membuatku terpaku tanpa air mata
kau pergi, ak mash ta percaya.
Mash trsirat luka it d mataku,..ku dengar dia tlah brdua. ..hany senyum yg mengringi jejakku d sekolah
pagi it, . .saat kekalutan menyergapku. . .kau hadir, yg membuatku lebih ta fokus pd soal
saat it, sakit yg ak rasa seakan membra d dada. . .ak ta tahan lg, ak ptuskn untk pergi
mengemis kasih..raihan
Kepada manusia yang alpa jua buta
Lalu terheretlah aku dilorong gelisah
Luka hati yang berdarah kini jadi parah
Semalam sudah sampai kepenghujungnya
Kisah seribu duka ku harap sudah berlalu
Tak ingin lagi kuulangi kembali
Gerak dosa yang menhiris hati
Tuhan dosa itu menggunung
Tapi rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi
Tuhan walau taubat sering kumungkir
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Bila selangkah kurapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaku
Kamis, 14 April 2011
hatiku bukan milikku

oleh Relna
22 April 2008
ya allah,
knp begitu mudah Kau bolak balikkan hati ini?
knp begitu mudah hati ini berubah rasa...
dalam sekejab...
benar2 hati ini adalah milikMu..
atas kekuasaanMu
sama sekali ku tak memilikinya
karena itu aku hanya bisa merasa apa yang sedang ada..
tak berani berkata apapun...
karena Kau maha pembuat segalanya
penggenggam segala hati...
hatiku ada dalam genggamanMu
hingga ku tak mampu mengontrol hati ini
ya allah...
aku benar2 merasa bahwa aku tak memiliki hatiku sedikitpun...
aku benar2 merasa bahwa hidupku adalah milikMu
apalagi hanya sebuah hati yang begitu kecil bagiMu...
ya allah...
aku benar2 tak mengerti kehendakMu
Mau Kau bawa ke mana aku...
Jakarta, 04032008
Minggu, 10 April 2011
nantikanku di batas waktu...edcoustic

Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata
Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan
Reff :
Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang nanti
Kubawa kau pergi kesyurga abadi
Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu
Nantikanku dibatas waktu
Rabu, 06 April 2011
awal Maret 2011
Gabisa membencimu
“ aku minta kamu jangan tinggalin aku, aku ingin kamu tetap denganku”
Aku tersenyum melihat barisan huruf di layar hpku, gombal pikirku. Tapi ternyata harus aku sadari hati ini bergemuruh ria. Ya Allah, ampuni hambaMu ini, hatiku lemah hingga terjerat rasa. Aku tau hubungan ini terlarang buatku yang sudah tau hukumnya, tapi tetap aku jalanin karena naifnya aku dalam mengartikan cinta sejati. Aku bingung dengan cara apa aku menjelaskan padanya tentang kegalauanku atas hubungan ini.
Hari-hari pun berganti serasa cepat, aku mulai gusar dengan sikapku padanya, aku mulai takut kehilangannya, tidak ada kabar dia sehari saja membuatku kesal seakan ada yang hilang. Dan saat itu,….
Saat Sang Penguasahari membangunkanku, aku bergegas mengambil air wudhu. Malam itu terasa sangat dingin, aku mengingatnya dalam tangis, aku menangisi kerapuhan hatiku, aku gatau apa perasaanku terhadapnya sekarang. Aku bingung ,
Besoknya aku memutuskan untuk memutuskan hubunganku dengannya, dengan segenap perasaan yang ga menentu. Aku harap hatiku bebas…ku bisa tersenyum dengan ceria lagi tanpa harus mengingat semuanya. Kukira setelah aku putuskan itu, setelah senyum itupun terkembang akan terrkembang ssetidaknya lama, tapi nyatanya hanya sebentar…aku pun menuai luka. Sakit menerima pernyataanya. Dia memvonis aku kalau aku sudah ga cinta lagi ma dia. Aku coba jelaskan semuanya, kuharap dia mengerti tapi mungkin usahaku sia sia..dia menghilang tanpa kabar..aku sedih, bukan ini yang aku harapkan. Aku gamau musuhan ma dia.
“Bukan aku ga cinta memutuskan ini, aku hanya ingin menjaga hati..kukira kamu bisa ngerti..tapi kamu nilai aku salah”.
Tapi…
Saat aku mulai ta peduli dengan semua tentangnya dan mencoba berjalan dengan kehidupan baru. Aku mulai sadar cintaku ga di hargai olehnya..beberapa minggu setelah putus denganku dia punya cewe lain dan mungkin itulah salah satu sebab hatiku resah…tapi aku gabisa membencinya, aku kecewa. Mengapa harus dia yang buat aku begini. Aku gatau harus bagaimana tapi aku sungguh gamau musuhan dengannya karena dia salah seorang yang bisa membuatku senang dan mengenal Allah lebih indah.(parah..aku masih belum bisa menata hati dengan bijak)
Hmm, pernyataan dia yang cemburu liat temen temennya yang punya pacar bisa di lihat dengan mata...yang dia punya cewe lagi karena merasa jenuh kalo sendiri ga punya hiburan..aku miris dengernya. Aku masih mencoba tersenyum…ya masa remaja seperti inilah…!!!
Rabu, 30 Maret 2011
maaf, aku menolakmu karena Dia menginginkanmu




“Nashwaaaaa, banguuun, dah jam 7 ne!!” Suara Nisa meleking keras dengan kekuatan 7,5 skala ricter nya. ”What!!!!jam 7????” sontak aku terbangun, dan layaknya orang linglung segera melompat dari tempat tidur menyambar handuk truss melesat ke kamar mandi. Terdengar suara Nisa tertawa cekikikan mirip model hantu jembatan ancol, hmm ada yang nggak beres ne. Pikiran detektifku mulai beraksi. Selesai mandi, segera ku lihat jam di HP ku, hhaah jam 4??? Niisaaaaaaaa. *** Kepalaku sedikit pusing. Yeeahh, apalagi penyebabnya selain teriakan supersonik milik teman sekos ku bernama Nisa. Di tambah rumus-rumus Kalkulus bermain-main di pelupuk mata meminta-minta untuk dipahami. Uuuuggghhh.... sabar..sabar.. ”Napa Nas?? Kok lesu nian??” teman sekelas membuyarkan konsentrasiku. ”Idak apo-apo!” jawabku seraya tersenyum. ”Santai be Nas, ujian Kalkulus inilah hahhaaa” Wwew, SANTAI????? Tapi sifat sok jaim ku mengantarkan pada sebuah senyuman saja, hiiaaah dasar! Jam 10.30 WIB Ujian dimulai. Kulihat soal. Hmm, Cuma 5 soal yang bertengger di kertas A4 itu. Kucoba lihat lagi, soal pertama meminta 2 jawaban yang berbeda, tak ada bedanya denga soal 2-5. Haduuuh, sama aja ngerjain 10 soal dumz . Oooppss, nggak boleh mengeluh!! Adzan dhuhur berkumandang bersamaan selesainya ujian kalkulus. Ku kumpulkan hasil jawaban ku dan cepat-cepat menghilang dari sumpeknya peradapan kelas. Tiba di luar, jantung ku berdegup kencang tak karuan, kaki ku tiba-tiba kelu untuk berjalan, tampak hampir dua puluh meter dari tempat ku berdiri, ada seseorang yang tampaknya sedang asyik berdiskusi dengan teman di sebelahnya, seseorang yang sungguh subhanallah aku menilainya. Seorang aktivis kampus yang menawan wajah serta akhlaknya, nilai IPKnya pun tak pernah bergeser dari predikat cumlaude.... aah, ingin rasa nya lama-lama melihat dan memperhatikannya. Ooppss,, astaghfirullah. Jaga hati.. jaga mata.. hahaha.. Nampaknya diskusi mereka telah selesai. Dia berjalan ke arah kelas ku. Tak dielakkan lagi, jantung ku semakin meningkat saja kecepatan degupnya apalagi ketika dia lewat di depan ku, hampir-hampir bisa di dengar. Ya Allah... begitu sempurnanya Engkau menciptakannya. ”Assalamualaikum” Subhanallah... Subhanallah... Tuhan, mimpi apa ku semalam. Seorang pujaan hati (boleh nggak yaa bilang gitu?? Hihihi) menyapa dan tersenyum kepadaku. ”Wa’alaikumussalam” Dengan muka memerah yang tak dapat kusembunyikan lagi ku jawab salamnya. Setelahnya dia pun berlalu, tapi dadaku masih saja berdegup tak karuan. Ooh Tuhan, inikah namanya cinta??? *** Seharian ini ku rasakan begitu indah, ujian Kalkulus yang menegangkan berlalu begitu saja, rasanya terbayar oleh sapanya. Sampai di kosan, terlihat Nisa memandangku penuh tanda tanya, wajar saja, tak biasanya mood ku bagus setelah ujian. ”Nas, nggak apa-apa kan??” tanyanya sejurus kemudian. ”Mmmm, hari ini Nas bahagia banget” jawab ku memeluk Nisa, sahabat ku. ”Tumben?? Biasanya habis ujian gini bad mood nya kambuh. Ada apa?” ”Hehee... penatnya ujian kalkulus terbayar sudah” ”Maksudnya?” ”Nisa sayang, tadi kakak cakep nyapa Nashwa” jawabku dengan sumringah. ”Oalaaah, pantes aja senyam senyum dari tadi” Nisa pun akhirnya ikut tertawa. ”Terus.. Terus.. gimana lagi?” ”Udah, gitu aja” jawabku polos. ”Huuuw, baru gitu aja udah senangnya minta ampun” ledek Nisa sambil menyentil hidungku. ”Yeee, biarin... yang pastinya aku senang hari ini” teriak ku sambil memeluk sahabat ku itu. ”Iyaa dah tahu yang lagi jatuh cinta” ”Hehee...” *** Kuliah dibatalkan, dosennya ada rapat mendadak begitu ketua tingkat memberikan kabar. Hari masih pagi, mau pulang ke kos pun tak ada orang di sana, Nisa kuliah sampai sore hari ini. Akhirnya, ku putuskan untuk duduk-duduk di beranda mushala kampusku. ”Assalamualaikum” sapa seorang akhwat, ku taksir dia kuliah semester akhir. ”wa’alakumussalam mbak” balasku sambil tersenyum. ”Mau ikut daurah ya De?” Dauroh?? Dahi ku mengeryit tanda tak mengerti. Hoaallllaaah mbak, aku mana pernah ikut yang begituan, dengar namanya saja baru dengar sekarang. Ku menggerutu dalam hati. Tapi, ku tak mau terlihat bodoh di hadapan mbak itu. ”Nggak mbak.” jawab ku singkat, seakan-akan tahu maksudnya. Ada-ada saja diriku, hihihi... ”Kenapa? ” ”Hehe, nggak apa-apa mbak” Haduuh Mbak, jangan nanya lebih detil lagi dung, aku nggak tahu mau jawab apa. ”Ikut aja De. Baru mau mulai kok. Yaa” pintanya sambil tersenyum, aku ’TERPAKSA’ mengangguk, dibanding ditanya macem-macem lagi, padahal dalam hati males banget lagipula senyum dan kelembutan sifatnya meluluhkan hati. Sungguh berkharisma dan itu membuat ku sulit untuk menolak. Ku di ajaknya masuk ke masjid setelah ajang ta’aruf singkat yang akhirnya ku tahu namanya mbak Hasna, dia bilang Hasna artinya cantik, hmmm, sesuai dengan wajahnya yang memang menawan dan menenangkan. Di dalam masjid, ku agak risih, di sana semuanya akhwat berjilbab panjang, lain denganku yang hanya pas-pasan menutupi dada. Haiyyaah... Tapi lama-kelamaan nyaman juga. Mbak-mbaknya sangat ramah dan santun. Sebelum dauroh di mulai, kami saling memperkenalkan diri. Hmmm, akhirnya ku tahu apa itu dauroh. Dan semenjak saat itu aku jadi sering ikut kegiatan masjid di kampus ku, pertemananku dengan mbak Hasna pun semakin akrab, dia mengenalkan semua tentang islam yang aku belum tahu, ku anggap dia sudah seperti saudara perempuanku sendiri. Sedikit-sedikit mulai kubenahi cara berpakaian ku,dan juga sifatku. Susah sungguh. Beruntung sekali mbak Hasna sabar mengajariku. Hampir dua bulan ku menggeluti dunia baru ku. terasa sekali bedanya. Aku lebih bisa mengendalikan diri. Sang ”kakak ganteng” pun hampir luput dari ingatan ku seandainya saja tak ada SMS itu. ”Assalamualakum... Ukh, afwan mengganggu. Ana mau ngomong sesuatu” Begitulah bunyi SMSnya. Ku bingung, nomornya tak ada di list friend ku. Siapa dia. Ku balas, ”Wa’alaikumussalam. Afwan ini siapa? Mau ngomong apa ya?” Lama tak ada balasan. Dan aku pun tak mau ambil pusing. Keesokan harinya, HP ku berdering kembali. SMS dari nomor yang kemarin. ”Afwan Ukh baru bales, Ana Rifqy. Ana mau mengkhitbah ukhti. Anti mau menikah dengan Ana?” Bunyi SMS nya to the point banget, geli juga hehe. Eh, tapi bentar dulu. Rifqy??? Itukan nama ”kakak cakep”. Hampir tak percaya diriku. Benarkah dia? Setelah kuselidiki dengan mencari tahu pemilik nomor HP itu, bisa ku pastikan benar dia si ”kakak cakep” yang mampu menyiratkan hal yang berbeda di dalam hati ku. Tubuhku bergetar, pikiran ku blank sesaat. Shock bercampur bahagia, tak bisa berkata-kata lagi. Akhirnya, ku SMS mbak Hasna untuk meminta saran, ”Assalamualaikum, Mbak ada yang mau khitbah Nashwa. Nurut mbak gimana?” Lima menit kemudian SMS balasan terkirim, ”Wa’alaikumussalam. Subhanallah ade ku barokallah. Hmm, nurut mbak ada baiknya ade istikharah dulu. Minta penangguhan waktu sampai ade benar-benar mantap hati untuk memilihnya.” Ku ikuti saran mbak Hasna, iyaa itu lebih baik karena yang baik menurutku belum tentu menjadi yang terbaik untukku. Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya.
”... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(Q.S Al-Baqarah:216)
Akhirnya, SMS minta penangguhan waktu ku kirim, dia pun menyetujuinya.
Allah.. Engkau Maha Tahu, cintaku karena-Mu. Ketika dia menginginkan aku menjadi yang halal baginya, sungguh tak terkira senangnya hatiku. Tapi Allah, Aku pun Tahu. Yang baik menurutku, belum tentu menjadi yang terbaik buatku. Allah.. Jika aku bisa menjadikan dia bahagia bersamaku, jadikanlah aku makmum baginya. Izinkanlah aku, Menemani kesendiriannya. Menghibur kesedihannya. Menjadi sandaran saat lelahnya. Menjadi penenang saat resahnya. Namun Allah... Jika aku bukanlah yang terbaik untuknya. Kirimkan akhwat terbaik-Mu untuknya. Tak ingin ku berharap selain-Mu. Ku titipkan cintaku kepada-Mu. Ku pasrahkan takdir ku di tangan-Mu.
Begitulah doa disetiap akhir sholat ku. Komunikasi ku dengan Kak Rifqy semakin jarang. Kami ingin istikharah kami tak terusik oleh nafsu.
*** ”Assalamualaikum. De, mbak mau curhat. Boleh?” suara Mbak Hasna di seberang sana via HP malam sehari sebelum keputusan ku untuk menjawab khitbahan kak Rifqy. ”Wa’alaikumussalam. Boleh kok Mbak. Ada apa?” jawab ku ”Mbak sebenarnya sedang bingung” ”Bingung kenapa mbak?” ”Mbak suka sama ikhwan. Mbak bingung harus gimana” ”Kenapa nggak bilang saja sama ikhwannya mbak?” ”Mbak malu De” ”Nggak usah malu mbak, Ummirul mukminun pun melamar Kekasihnya duluan. Iya kan? ”iya juga sii.” ”Hehe.. yaudah, tunggu apalagi? Mbak juga sudah cukup matang untuk menikah” ”Hehehe, makasih ya De. Tapi Mbak mau istikharah dulu sebelum bilang sama ikhwan itu” ”Iyaa, itu lebih baik mbak. Mmm, siapa sii calon kakak ipar Nashwa” tanyaku sedikit menggoda. ”Hehehe... mbak jadi malu nii, dia ikhwan yang udah lama mbak sukai. Akhlak dan agamanya yang melatarinya. Dia aktivis di kampus kita” Hati ku was-was juga mendengar sedikit ciri-ciri ikhwan yang mbak hasna maksud. Tapi ku tepis prasangka ku. ”wah, subhanallah sekali ikhwan itu ya Mbak. Boleh tau siapa namanya?” tanyaku menyelidik. ”Namanya Rifqy” Tubuhku lunglai seketika saat nama itu di sebutkan. Ternyata ikhwan itu?? Ku terisak dalam diam. Ya Allah, Apa yang harus ku lakukan? ”De, kok diem?” ”Eh, nggak kok mbak hehehe.. mbak kan lagi cerita jadi erra nyimak aja” jawab ku berbohong. ”Oooo... hehee, ashif jiddan ya De, mbak jadi curhat sama Ade” ”Nggak apa-apa kok mbak. Nashwa senang kok. Yang penting mbak juga senang” balas ku. ”makasih ya ade ku sayang. Udah dulu yaa mbak udah ngantuk. Makasih yaa udah dengerin mbak” ”iyaa mbak.” ”Oiya, gimana dengan kabar ikhwan yang mau khitbah ade? Udah ada kemantapan hati?” ”Alhamdulillah mbak, Allah memberitahu semuanya lebih awal. insyaAllah yang Nashwa putuskan adalah yang terbaik buat semua.” ”Iyaa, semoga yang Ade dapatkan adalah ikhwan terbaik pilihan Allah” ”Amiin.” ”yaudah yaa, assalamualaikum” ”Wa’alaikumussalam” Tangis ku semakin menjadi. Tapi ku tahu, tak perlu menyalahkan apapun dan siapa pun. Apalagi sampai kecewa dan benci. Aku harusnya bersyukur karena tahu lebih awal, Mbak Hasna lebih cocok mendampingi dia di banding aku, dia akhwat yang nyaris sempurna. Allah, jangan tutup mata ku dengan hanya melihat keburukan atas peristiwa ini. Bantu aku mengambil hikmah dari semuanya karena ku yakin setiap takdir adalah baik untuk ku.
”Maka bersabarlah kamu untuk melaksanakan ketetapan Tuhan mu”(Q.S Al-Insan:24)
Aku harus sabar. Mungkin ini ujian cintaku pada-Nya. Tapi Allah, izinkanlah aku menangis sekedar menangisi rapuhnya hatiku, hiks...
Ya Allah, Aku cinta dia yang ketakwaannya menjadikan dia luar biasa. Aku cinta dia, dengan kesederhanaannya. Aku cinta dia dengan keindahan akhlaknya. Aku cinta dia dengan tutur santun bahasanya. Tapi, aku juga tahu lain dari hambamu yang Sholehah pun mencintainya. Akhwat sholehah yang dengannya lah aku mendekat kepada-Mu. Dan aku sadari, dia lebih sepadan bila bersanding dengannya. Ikhlaskan aku, Tuhan ku. Sungguh ku pasrah terhadap keputusan Mu.
*** Hari dimana aku memberikan keputusan ku. Aku tercenung sesaat. Menimbang-nimbang sesuatu. Akhirnya, jempol ku menekan tombol pilihan kirim di HP ku, ku menolak ketika dia meminta izin ke rumah untuk menanyakan keputusan ku. Akan ku jawab saja via HP begitu jawab ku. ”Assalamualaikum, akh. Afwan jiddan. Ana menolak khitbahan antum. Semoga Allah memberikan Akhwat pengganti Ana yang lebih baik dari ana” Rasanya sakit sekali ketika aku harus kirimkan jawaban itu kepadanya. Engkau masih mencintainya, begitulah kata hati ku. tapi ku tepis. TIDAK.....
Tiba-tiba HP ku berbunyi, kak Rifqy calling, begitu yang tertera di layar HP. Ku diamkan saja. Air mata ku menetes perlahan. Maafkan aku kakak...
Bunyi dering SMS, ternyata darinya. Dia meng-SMS ku setelah tujuh kali misscall yang ku abaikan. ”Afwan, Ukh. Kenapa ukhti menolak ana? Apa yang anti tidak suka dari ana? Jika itu berhubungan dengan sifat ana. Ana akan berusaha untuk memperbaikinya.”
Tidak.. tak ada yang salah dengan sifat mu kakak. Engkau terlalu sempurna untuk ku. aku tak sekufu dengan mu. Tangis ku semakin menjadi. Ku matikan HP ku, SMSnya tak ku balas. Waktu dhuhur tiba. Ku beranjak shalat.
Ya Allah.. Jika memang dia bukan milik ku, jangan beri aku harapan dalam hati. Jika memang dia tak akan kembali, jangan dia Engkau hampirkan ke sini lagi. Sudah cukup cintaku sebagai ujian bagi ku. Sekarang ku ingin melupakannya, karena itu bantulah aku.
***
Tiga bulan berlalu, aku kembali kuliah seperti biasanya. Ku berusaha menyibukkan diri dengan mengisi les privat dan ikut pengajian agar pikiran ku tak selalu berfokus kepadanya. Nomor HP ku ganti dan aku pun pindah kosan. Untunglah kami beda Fakultas, sehingga peluang untuk bertemu pun sulit.
Kemarin, Mbak Hasna mengabarkan jika dia akan menikah minggu depan. Ada perasaan lain ketika ku tahu kabar itu. Ku ucapkan selamat kepadanya. Wajar mereka berjodoh, mereka memang cocok, begitulah hati ku menenangkan ku.
Mengenai cinta.. Akhirnya aku mengerti sedikit tentang arti sebuah cinta. Cinta bukanlah nafsu untuk memiliki. Cinta tidak juga lahir dari kecemburuan. Tapi cinta itu ada ketika aku harus melepasmu, walau tangis merentas sesak. ”Pergilah bersamanya karena aku tahu engkau lebih bahagia jika dia yang memilikimu”
Untuk Tuhan ku... Sampaikan salam terakhirku untuknya. Engkau Maha tahu apa yang ada dalam hati ku, tapi ku ridho dengan keputusan-Mu Biarkanlah, ku gantikan cinta ini dengan cinta-Mu, sebuncah rindu yang melebur menjadi rindu kepada-Mu.
”Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”(Q.S Al-Baqarah:207)
SELESAI
(copas dari cerita orang)
Jumat, 07 Januari 2011

aku berlalu lalang dalam pikiran tentangmu..
entah kenapa., hari ni aku teringat padamu sangat..
bahkan makanpun aku ta berasa..
bukan gombal..tapi memang kenyataannya seperti ini..
aku tulis puiasi ini pun dengan gundah,,
berharap aku bisa sedikit tenang setelah menuangkannya di sini..
inilah caraku untuk mengingatmu...
puisi terindah dariku...meski mungkin menurutmu ta romantis...
aku hanya diam dan merenung..
kala aku rindu..
menulis semua di kertas usang..
bahkan di mana saja..aku tulis namamu...
aku rindu..
hanya namamu yg terpikirkan...
aku tulis namamu..
untuk meyakinkan..kau adalah milikku..
aku rindu kamu...
jarak pemisah membuatku sangat merindumu..
apa kau pun merinduku di sana???
akh...kalau tau...
kala aku merindukan hadirmu..
terasa sangat galau hati ini....
aku sempat ta punya lagi cara untuk melepas kerinduan ini...
hanya puisi yg bisa bicara padamu..
itu pun kalau kamu sempat membacanya...
akhhh...semoga coretan ini bisa mengatasi sedikit kerinduanku..
aku akan selalu menanti hadirmu..
aku mencintaimu selamanya insya Allah...
Selasa, 30 November 2010
cinta sejati
sesungguhnya cinta pertama itulah cinta sejati
Berapa banyak tempat sudah disinggahi
namun kerinduan tetap pada kampung halaman
Api kerinduan meronta ingin selalu dekat denganmu
celaan itu hanyalah sebuah kesalahan
tidaklah aku berpaling darimu karena celaan
dan tidaklah aku berpaling darimu kecuali sementara waktu saja
Kutinggalkan yang lain sejak kukenal kekasih sejati
seolah-olah bekal perjalanan yang tiada habisnya
Seumur hidup kegembiraan ini tak dapat menutupi penyesalanku
karena telah meninggalkan kekasih
Seribu satu bayangan menawan hati setiap malam
jatuh cinta kepada yang ini kemudian kepada yang itu
namun keesokan hari begitu cepat melupakannya
Dahulu hatiku hampa sebelum terisi cinta kepadamu
sibuk mengingat yang lain, terlena dalam permainan
Ketika cintamu memanggil hatiku ia membalasnya
Kulihat ia tidak lagi berpindah ke lain hati
Teruskanlah hubungan ini jika engkau mau
putuskanlah jika itu memang pilihanmu
hatiku tidaklah baik kecuali bersamamu
sungguh aku kehilanganmu bila aku berbohong
sungguh tiada lain didunia ini yang lebih membuatku gembira
sekiranya seluruh keindahan ada di kota ini
namun akan terasa hampa jika engkau lenyap dari pandanganku
jika engkau hilang dari pandanganku maka pikiran selalu melayang mengingatmu
jika impian tidak mengunjungiku
maka hati ini akan mengunjungimu
jiwaku adalah lisan yang menggambarkan tentang cintamu
jiwaku adalah hati dan engkaulah yang menyebarkan isi hati
jiwa ini mati karena penyakitnya
namun ia menyembunyikan penyakitnya itu dari orang-orang yang menjenguknya
betapa pilu arwah ini mengadukan cintanya
yang ia berikan kepada selain kekasih hati
Wahai orang-orang yang pergi dalam keadaan lalai
sampai kapankah engkau menganggap baik perbuatan keji
sampai kapan dan kapan engkau tidak takut datangnya hari itu
yaitu hari ketika Allah membuat bicara seluruh anggota badan
sungguh aneh, padahal engkau orang yang dapat melihat
bagaimana mungkin engkau tersesat dari jalan yang terang
Kami berlepas diri kepada Allah
dari orang-orang yang terkena virus musik dan nyanyian
berapa kali aku katakan wahai manusia
kalian berada di tepi jurang kehancuran
namun mereka justru mencela kami
mereka terus larut dalam kesesatan mereka itu
sementara kami kembali kepada Allah meniti jalan yang lurus
kami menjalani hidup di bawah naungan sunnah rasulullah
sementara mereka mati dalam keadaan bersenandung ria
Selasa, 23 November 2010
saat cinta menyapa...
Genta bukanlah genta sebelum dibunyikan
Lagu bukanlah lagu sebelum dinyanyikan
Cinta disanubari bukan untuk dipendamkan
Cinta bukanlah cinta sebelum dipersembahkan
Cinta dalam bentuknya yang paling sejati
tidak memiliki bahasa atau kata
Ia hanya memiliki seribu satu tindakan
yang berharap dapat kita jelaskan
Cinta adalah simbol keabadian
yang menyaput segala rasa waktu
Membuang semua kenangan tentang awal
dan ketakutan tentang akhir
Bagian hidup yang terbaik dari kehidupan seseorang
yang baik adalah tindakan-tindakannya yang kecil,
tak bernama dan tidak pernah diingat
mengenai kebaikan dan cinta
Kehidupan berawal
setelah aku jatuh cinta padamu
Waktu dan jarak tidaklah berarti
Kedekatan adalah urusan hati
Mencintai dan dicintai adalah merasakan kehangatan
matahari dari kedua sisi
Hidup tanpa cinta, bagaikan kapal tanpa kemudi,
raga tanpa tubuh
Dicintai begitu dalam oleh seseorang akan memberimu kekuatan
Mencintai seseorang begitu dalam akan memberimu keberanian
Tidak ada pengobatan untuk cinta selain mencintai lebih dalam lagi
Milikilah hati yang tidak pernah mengeras,
temperamen yang tidak pernah lelah
dan sentuhan yang tidak pernah menyakiti
Untuk mendapatkan hati seorang wanita
Seorang laki-laki harus menggunakan hatinya terlebih dahulu
Setelah saya belajar mencintai Tuhan melebihi kekasih saya di bumi,
Saya pasti mencintai kekasih itu lebih baik daripada sebelumnya .
Rabu, 25 Agustus 2010
ya Allah aku jatuh cinta
Cinta ibarat kupu-kupu.
Makin kau kejar, makin ia menghindar.
Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu
disaat kau tak menduganya.
Cinta bisa membahagiakanmu, tapi sering pula ia menyakiti.
Tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang
yang layak menerima.
Jadi... tenang-tenang saja,
jangan terburu-buru, dan pilihlah yang terbaik.
Kepada teman-teman ku yang… RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN
Cinta bukannya perkara mencari seseorang yang sempurna,
tetapi menemukan seseorang yang bisa membantu
menjadikan dirimu menjadi sempurna.
Kepada teman-temanku yang… PLAYBOY/PLAYGIRL
Jangan katakan "aku cinta padamu",
bila kau tidak benar - benar peduli.
Jangan bicarakan soal perasaan-perasaan,
bila itu tidak benar-benar ada.
Jangan kau sentuh hidup seseorang,
bila kau hanya berniat main-main dengannya.
Jangan menatap kedalam mata,
bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong.
Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah
membuat seseorang jatuh cinta,
padahal kau tidak berniat samasekali
untuk menerimanya saat ia terjatuh….
Kepada teman-temanku yang… SUDAH MENIKAH
Kalau cinta.. jangan katakan "Ini salahmu!",
tapi.. "Maafkan aku, ya!".
Jangan juga katakan.. "Kau dimana!",
melainkan.. "Aku disini, kenapa?".
Bukan "Kok bisa sih kau begitu?",
tapi.. "Aku ngerti.".
Dan juga bukan "Coba, seandainya kau.."
akan tetapi "Terima kasih ya, kau begitu..".
Kepada teman-temanku yang… BERTUNANGAN
Tolok ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu
yang kalian habiskan bersama,
melainkan untuk betapa baiknya
kebersamaan anda berdua.
Kepada teman-temanku yang… PATAH HATI
Sakit.. patah hati..
bertahan selama kau menginginkannya,
dan akan mengiris luka
sedalam kau membiarkannya.
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi rasa itu,
melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.
Kepada teman-temanku yang… BELUM PERNAH JATUH CINTA
Bagaimana kalau jatuh cinta?
Mau jatuh jatuhlah, tapi jangan sampai terjerumus,
Tetaplah konsisten,
tapi jangan terlalu ngotot.
Berbagilah..
dan jangan sekali-sekali tidak fair.
Berpengertianlah..
dan cobalah untuk tidak menuntut.
Siap-siaplah untuk terluka dan menderita,
tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu
jika itu benar-benar kau alami.
Kepada teman-temanku yang… INGIN MENGUASAI
Hatimu patah melihat yang kau cintai
berbahagia dengan orang lain, tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa
yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.
Kepada teman-temanku yang… TAKUT MENGAKUI
Cinta menyakitkan bila
Anda putuskan hubungan dengan seseorang.
Tapi lebih sakit lagi bila
seseorang memutuskan hubungan denganmu.
Tapi cinta paling menyakitkan bila
orang yang kau cintai samasekali tidak mengetahui
perasaanmu (terhadapnya).
Kepada teman-temanku yang… MASIH BERTAHAN MENCINTAI
SEORANG YANG SUDAH PERGI
Hal menyedihkan dalam hidup ialah
bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,
hanya kemudian pada akhirnya menyadari
bahwa dia bukanlah jodohmu
dan kau telah menyiakan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak.
Kalau sekarang ia sudah tak layak,
10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.
Biarkan dia pergi, lupakan..!!!